The Other Side of Me

Sunday, May 29, 2016

Trip Sumbawa

Baru sempet nulis di blog.
Long weekend 5-7 Mei 2016, kami mengunjungi Sumbawa. Kenapa Sumbawa? Kenapa tidak ke Bali atau di Lombok aja? Bali terlalu mainstream untuk didatangi sewaktu long weekend dan pasti bakal penuh sesak. Lombok juga sekarang sudah seramai Bali kalau libur panjang. Lagipula, kapan lagi ke Sumbawa kalau tidak sekarang? Mumpung masih di Lombok, dekat tinggal nyebrang.

Sunday, March 27, 2016

Gili Meno yang Menawan

Terakhir ke Gili Meno awal-awal 2012. Setelah 4 tahun (26 Maret 2016), Gili Meno masih sama seperti dulu dan tetap jadi favorit kami dibandingkan dua tetangganya, Gili Trawangan dan Gili Air. Gak kalah bagus kok dari Gili Trawangan dan Gili Air, tapi suasananya bedaaaa banget. Gili Meno cocok buat yang cari suasana tenang, jauh dari hingar bingar dan "lautan" manusia. Meskipun kemarin long weekend, tetap sepi dan nyaman.

Thursday, September 3, 2015

Kenangan di Kota Malang

Juli 2012, pertama kali menginjakan kaki di Kota Malang. Pada akhirnya, harus mengakhiri petualangan di Bumi Arema ini. Bisa dibilang, di Malang inilah kami memulai semuanya dari awal. Sebuah keputusan kami buat, yang mungkin bagi sebagian orang adalah sesuatu yang konyol. Tapi kami yakin, kuasa Allah jauh lebih besar dan rencana Allah jauh lebih baik.

Saat dinyatakan lolos menjadi salah satu yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah S1 di Universitas Brawijaya Malang, jujur aja bukan kebahagiaan yang dirasa, tapi galau, hahaha. Galau karena memang dari awal gak ada niatan pengen dapat beasiswa itu, ikut tes cuma iseng-iseng dan sama sekali tanpa persiapan. Saat yang lain belajar mati-matian biar lolos, saya malah asyik baca novel. Galau karena nantinya harus jadi pemeriksa dan ikatan dinasnya itu lama banget, dan ini yang paling bikin males. Galau karena harus berkutat dengan pelajaran-pelajaran akuntansi (lagi) yang dulu selama 3 tahun di D3 udah bikin bosen, hahaha. Tapi mungkin memang harus begini kali ya jalannya.

Wednesday, December 24, 2014

Birthday...My day...

Late post...

07 Des..
Tau gak itu apa? Yup! Judul salah satu albumnya Sheila On 7, hehehe
Entah karena mereka ngefans sama aku apa gimana, sehingga tanggal ulang tahunku dijadiin judul album gitu *hueeekkk*
Jadi ceritanya, ulang tahun kemarin tuh nyesek banget. Ya gimana coba, jam 6 sore dan si hubby baru inget kalo istri tercintanya ini ulang tahun! Langsung deh kita diboyong makan di luar, ceritanya sih birthday dinner.

Thursday, October 30, 2014

Jujur, Amanah, Integritas: Bagaimana Membangun Budaya Jujur di Lingkungan Kampus dan di Tingkat Nasional?

Ceritanya lagi latihan nulis essay, hahaha....
padahal sih sebenernya.... ini tuh tugas UTS mata kuliah Forensic Accounting & Fraud Examinantion kemarin. Dan ini isinya hanya sebatas opini saya pribadi, ya. Monggo yang mau baca :)









Jujur, Amanah, Integritas: Bagaimana Membangun Budaya Jujur di Lingkungan Kampus dan di Tingkat Nasional?

Jujur dan amanah merupakan sifat dasar yang harus dimiliki oleh setiap manusia sebagai makhluk Tuhan. Dalam Islam, jujur dan amanah merupakan pilar aqidah Islam. Jujur adalah berkata terus terang dan tidak berbohong, sedangkan amanah adalah segala sesuatu yang dibebankan kepada manusia untuk dilaksanakan. Dimulai dari jujur dan amanah, kemudian akan tumbuh integritas.
Dalam hidup, ada dua jalan yang bisa dipilih oleh manusia, yaitu jalan kebaikan dan jalan kejahatan. Jalan kejahatan adalah jalan yang mudah dan enak, sementara jalan kebaikan adalah jalan yang sulit dan tidak mudah untuk ditempuh. Perbuatan baik di jalan yang baik ini salah satunya adalah bersikap jujur. Jujur dalam segala perkataan dan perbuatan. Orang yang terbiasa tidak jujur akan mengulanginya lagi dan lagi sehingga menumpuklah kebohongan-kebohongan itu yang akhirnya menjadi suatu kebiasaan. Orang yang jujur, besar kemungkinannya untuk dapat memegang teguh amanah, sedangkan orang yang biasa berbohong pasti tidak bisa memegang amanah yang telah diberikan. 

Saturday, October 25, 2014

Sepenggal Kisah di Kolong Langit



“Aku bosan hidup kayak gini terus,” ujarnya kesal seraya menghempaskan tubuhnya di atas tanah, tepat di sebelahku.
“Terus... kamu maunya hidup kayak gimana? Jadi anak orang kaya? Kamu mau jadi anak orang kaya tapi hasil korupsi?” tanyaku sarkatis. Itu yang selalu dia katakan, ingin jadi anak orang kaya, hidup enak. Ah, aku bosan mendengar keluh kesah yang sama setiap hari.
“Setidaknya itu lebih baik. Jadi anak orang kaya nggak perlu capek-capek ngamen.”
“Kamu tuh nggak pernah bersyukur, ngeluh aja kerjaannya.”
“Apa yang harus aku syukuri? Bersyukur karena aku dilahirkan melarat? Bersyukur punya ibu yang pergi ninggalin anaknya buat jadi pelacur? Bersyukur punya bapak pemabuk dan tukang judi? Coba bilang sama aku, apa yang mesti aku syukuri?” tanyanya setengah berteriak.
“Dari bayi aku dikasih makan pakai uang haram. Apa bedanya sama duit korupsi? Sama-sama haram! Bedanya, aku makan uang haram tapi tetap hidup melarat, sedangkan mereka hidup enak,” lanjutnya dengan nafas tersengal menahan emosi.
Aku hanya bisa terdiam, tidak tahu harus menyalahkan atau membenarkan ucapannya.
“Apa bapakku tahu gimana rasanya ngamen? Yang dia tahu cuma merampas duit hasil ngamenku buat mabuk dan judi. Aku yang capek, dia yang enak-enakan!” ujarnya kesal.
***

Sunday, September 14, 2014

Asyik, Jelajah Nusantara

Alhamdulillah...
Kapan hari dapat email yang kasih tau kalau buku "Asyik, Jelajah Nusantara" udah terbit *dancing*. Buku ini diterbitin sama DivaPress dan bisa dibeli di Gramedia dan toko-toko buku lainnya.

Salah satu tulisan dalam buku itu adalah hasil karyaku, judulnya "Sisi Lain Pulau Lombok". Tulisan itu aku tulis udah sekitar akhir 2011 atau awal 2012 gitu kalo gak salah. Jadi waktu itu ada yang ngadain project nulis travel note gitu. Iseng-iseng deh ikutan, kirim naskah. Dan gak tau kapan diumuminnya naskah siapa-siapa aja yang lolos, akhirnya project ini terlupakan gitu aja olehku. Sampai suatu hari diakhir tahun 2012 ada email dari koordinator project itu, kalau naskahku lolos, dan rencana bukunya akan diterbitkan oleh DivaPress tahun 2013. Seneng banget laaahh...tulisanku gak cuma terbit di self publisher seperti selama ini, hehehe. DivaPress kan penerbit mayor, pasti bukunya dijual di toko-toko buku, kan? Dan ada karyaku di situ. Ya pasti bangga. Banget. Biarpun cuma seuprit tulisan, hahaha.

Friday, July 11, 2014

something to be Remembered

"Tidak semua luka meninggalkan perih selamanya. Ada juga luka yg hanya meninggalkan bekas, yang suatu saat nanti jika kita melihat bekas luka itu, kita akan tersenyum dan menertawakan kebodohan kita." Barusan aku update status di facebook kayak gitu. Sok bijak banget, ya? Hehe... Iya, sok bijak, tapi bener, kok. Kenapa jadi tiba-tiba sok bijak gitu, sih? Bukan tanpa alasan juga. Gara-garanya ngobrolin masa lalu sama seorang teman, sebut saja namanya Ijah. 

Sunday, June 15, 2014

Musuh Itu Bernama DOT

Dari sebelum Hyde lahir, aku dan suami udah sepakat gak akan biasain Hyde minum pakai dot. Dulu sewaktu bayi, kami latih dia minum ASIP pakai spoon feeder, ya walaupun terkadang masih pakai dot juga sih. Pas Hyde mulai MPASI kami mulai latih dia minum pakai gelas. Gak gampang emang, butuh kesabaran. Awalnya dia gak mau, tapi karena selalu kami latih, akhirnya pelan-pelan dia mau. Yess!!! Berhasil bikin Hyde mau minum pakai gelas! Dan orang-orang (keluarga kami) takjub lihat Hyde yang masih bayi itu minum pakai gelas.

Saturday, June 14, 2014

Anak Lelaki (Lagi) yang Dianugerahkan oleh Allah untuk Membawa Kebahagiaan di Keluarga Kecil Kami

Begitulah kira-kira arti namanya. 24 April 2014 lahir anak kedua yang kami namakan Hiroyuki Athaya Vatsa Irwansyah. Kehadiran Hiro memang di luar harapan kami. Hyde baru berusia 5 bulan saat aku tahu kalau sedang hamil. Usia kandunganku waktu itu sudah 1,5 bulan. Tapi kami bisa apa? Mungkin memang beginilah kehendak Allah. Bagaimanapun juga janin di perutku adalah anugerah, titipan yang harus kami jaga.

Tidak seperi waktu hamil Hyde, tidak ada mual muntah dari awal kehamilan sampai melahirkan Hiro. Awalnya semua berjalan baik-baik saja, akupun masih menyusui Hyde seperti biasa, walaupun produksi ASI mulai menurun seiring dengan bertambahnya usia kandungan. Puncaknya, dengan berat hati harus berhenti menyusui Hyde saat usianya 10 bulan, karena kandunganku mengalami placenta previa dan mengakibatkan flek yang tak kunjung berhenti, dari usia kehamilan 7 bulan sampai saat melahirkan.

Friday, June 14, 2013

Susu Untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Perrlukah?

Barusan baca timelinenya dr. Wiyarni Pambudi (@drOei) jadi pengen sharing pengalaman lagi tentang susu ibu hamil dan menyusui.

Di Indonesia itu banyak banget ya produsen susu formula, mulai dari susu bayi, sampai untuk ibu hamil dan menyusui. Kencengnya iklan bermacam-macam produk susu ditambah dengan kurangnya informasi yang benar mengenai manfaat produk susu tersebut, akhirnya bikin masyarakat jadi korban iklan. Iklan produk susu untuk ibu hamil, yang menyebutkan bermacam kandungan "penting" di dalam produknya yang seolah menyatakan : "kamu harus minum ini kalau mau bayinya nanti lahir sehat dan pintar".

Tuesday, June 11, 2013

ASI saja dan hanya ASI

Kapan terakhir kali posting? 31 Desember 2012. Dan sekarang sudah bulan Juni 2013. Hufftt...
Selama itu hampir gak pernah menyentuh blog, walaupun cuma untuk sekedar posting gak penting, apalagi buat nulis cerpen atau flash fiction. Sibuk? Bisa jadi. Kuliah, persiapan kelahiran, sampai akhirnya Hyde lahir dan jadi sibuk ngurusin Hyde.

Monday, December 31, 2012

Goodbye 2012

Tahun 2012 hampir berakhir. Aku mau ikut-ikutan bikin flashback selama setahun ini, hehehe. Banyak suka dan duka di tahun 2012 ini. Ada kejadian yang diharapkan terwujud, ada juga kejadian yang gak diharapkan terjadi. Yang pasti aku sangat bersyukur atas semua yang terjadi di tahun ini. Semua kejadian itu pasti ada hikmahnya, kok. Pokoknya tahun 2012 ini keren banget, deh!

Friday, December 28, 2012

The Best Moment in This Year

Banyak kejutan yang datang di tahun ini. Kejutan terbaik adalah saat aku tahu bahwa aku hamil, lebaran kemarin. Alhamdulillah! Sempat ragu apakah kandunganku baik-baik saja, secara aku ke sana ke mari melulu, capek pastinya. Apalagi pas lebaran, dari Malang ke Pati, lanjut ke Magelang, balik ke Pati, terus ke Semarang, balik Pati lagi, ke Tasik (di sini baru tahu kalau hamil), terus ke Bandung, pulang ke Pati, dan akhirnya balik ke Malang. A big wow buat mobilitasku. Alhamdulillah kandungannya baik-baik saja dan sehat. Cuma, begitu tahu kalau hamil, aku jadi teler, muntah melulu, padahal sebelum tahu masih baik-baik saja, gak ada keluhan apa pun.

Wednesday, December 12, 2012

Mungkin (Takkan) Ada Lagi



Dua minggu yang lalu…

"Selamat siang, Mbak Luna, kami ingin mengingatkan bahwa minggu depan Anda ada perjalanan ke Raja Ampat," ujar suara di seberang.
"Raja Ampat? Kok saya belum tahu ya, Mbak," jawabku heran.
"Tiket pesawat, akomodasi dan travel selama di Raja Ampat sudah di pesan satu minggu yang lalu."
"Oh, gitu. Bisa tolong di email ke saya itinerary-nya?" pintaku.
"Baik, Mbak. Nanti saya email."
"Terima kasih, Mbak," ujarku sebelum menutup telepon.

Monday, November 26, 2012

Langit pun Tersenyum



Aku tidak percaya Baruna melamarku. Amerika? Dia ingin kami menikah di Amerika? Ternyata dia benar-benar serius, dia sungguh mencintaiku. Tapi apa memang aku juga mencintainya? Entahlah. Semua menjadi semakin rumit. Mungkin aku salah karena masih berhubungan dengannya. Bukankah aku sudah berjanji akan melupakan dia dan semuanya? Tapi mengapa kami malah menjadi semakin dekat? Dan sekarang dia melamarku. Baiklah, aku mengaku, dia seperti candu bagiku. Semakin aku mencoba menjauhinya, semakin ingin aku dekat dengannya.
Sejak aku kembali, Baruna selalu mengejarku, berusaha untuk membuatku kembali padanya. Aku yang awalnya bersikukuh tidak akan mau mengulang lagi cerita lama kami, pada akhirnya menyerah. Aku kembali jatuh dalam pelukannya. Aku kalah. Pesonanya masih terlalu kuat untuk kuacuhkan. Ternyata aku lemah. Bahkan untuk menjaga janjiku pun aku tak mampu.

Sunday, November 25, 2012

Aku Tak Mengerti



Next trip Museum Kota Makassar, Lan, dan aku sendiri. Kita ketemu di sana, ya? Jam 12.00 aku mendarat. Miss u. Luna.*kecup*

Aku tekan sent dan langsung mematikan ponselku. Senyum tipis tak henti menghiasai wajahku. Aku akan bertemu dengan Arlan lagi, setelah pertemuan kami di Bali beberapa bulan yang lalu. Aku senang karena Arlan baik-baik saja. Hubungan kami sekarang kembali seperti dulu, sahabat, tidak lebih dan tidak akan pernah lebih dari itu. Itu janji kami. Aku tahu, tidak mudah mengembalikan perasaan cinta itu menjadi sahabat lagi. Namun, aku percaya, tidak ada yang tidak mungkin. Kalau rasa cinta saja bisa berubah menjadi benci, pasti tidak terlalu sulit menjadikan cinta itu tak lebih dari rasa sayang. Menyakitkan? Mungkin. Tapi rasa sakit sesaat itu akan berbuah rasa tenang dan bahagia sepanjang hidup kami kalau kami bisa melaluinya.

Memori Tentangmu



            Arlan meninggalkan Baruna dengan perasaan kacau. Entah apa yang diinginkannya saat ini. Dia ingin melupakan Baruna, Luna, dan semua masa lalu itu, tapi di sisi lain dia tidak sanggup. Begitu melihat sosok Baruna sekali lagi, semua keinginan yang sudah mantap di dalam jiwanya itu perlahan goyah. Dia masih menginginkan Baruna, dan sekarang dia begitu rindu pada Luna.
            Diambilnya ponsel di saku celananya. Dengan tangan gemetar, Arlan mencoba menekan serangkaian angka yang masih sangat diingatnya. Dia menunggu panggilannya tersambung dengan perasaan cemas. Keringat dingin mulai membasahi tubuhnya,



“Hallo…” sapa suara di seberang. Arlan masih membisu, mencoba mengumpulkan suaranya.
“Luna, ini aku…” Hanya itu yang bisa keluar dari mulutnya.
Luna merasa seluruh tubuhnya lemas begitu mendengar jawaban itu. Suara itu… Luna sangat mengenal suara itu. Dia tidak mungkin salah.

Monday, July 30, 2012

Sasirangan


Aku kembali. Jadi, kapan kita ketemu lagi?

Sekali lagi kubaca pesan itu. Mungkin sudah puluhan kali kubaca sejak kuterima siang tadi. Hari yang buruk. Buruk sekali untukku. Sekarang tidak ada lagi Baruna untukku. Tidak sebagai kekasih. Tapi mungkin itu juga berarti tidak pula sebagai sahabat. Semua sudah berakhir. Kisah romansa kami, persahabatan kami.

Besok aku ke Banjarmasin. Kamu dimana?

 Akhirnya kubalas juga pesannya. Treett…treett… Handphone dalam genggamanku bergetar.

Ok, kalau gitu kita ketemu di Banjarmasin.
***

Saturday, July 7, 2012

Aku Kembali


Aku menyusuri bangunan tua di sepanjang jalan ini. Bangunan yang indah sebetulnya. Sayang, banyak yang tidak terawat. Sesekali aku berhenti untuk memotret. Aku tidak bisa melewatkan begitu saja apa yang ada di depan mataku. Sesuatu yang menurutku menarik, harus diabadikan dalam gambar dan tulisan. Itulah mengapa aku memilih untuk menjadi travel writer. Aku suka bepergian, aku suka memotret, dan aku suka menulis. Inilah aku.

Music Video of The Week